Kamis, November 5, 2026
spot_img
BerandaBeritaBrimob Intensifkan Patroli Hotspot, Pulau Rantau Paser Terpantau Aman

Brimob Intensifkan Patroli Hotspot, Pulau Rantau Paser Terpantau Aman

PASER – Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Kalimantan Timur terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Paser. Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan pemantauan lapangan terhadap sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi munculnya titik panas.

Salah satu kegiatan dilakukan personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor melalui patroli pemantauan hotspot di kawasan Pulau Rantau, Kecamatan Tanah Paser, Jumat (18/9/2026). Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA itu dipimpin Briptu Muhammad Adlin bersama personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor.

Petugas menyisir sejumlah area untuk melihat secara langsung kondisi lahan sekaligus memastikan tidak terdapat tanda-tanda awal terjadinya kebakaran. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pengamatan terhadap kondisi vegetasi, tetapi juga mencermati kemungkinan munculnya asap maupun indikasi lain yang dapat menjadi tanda terjadinya kebakaran.

Pemantauan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah api meluas apabila ditemukan potensi gangguan. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kawasan Pulau Rantau terpantau dalam kondisi aman dan kondusif. Personel tidak menemukan adanya titik api baru selama patroli berlangsung.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengatakan patroli hotspot merupakan bagian dari langkah preventif untuk memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Patroli secara rutin menjadi bagian dari upaya Brimob dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Dengan pemantauan sejak dini, setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui sehingga langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan secara rutin menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengantisipasi karhutla. Deteksi dini memungkinkan petugas mengetahui kondisi wilayah secara langsung dan mengambil langkah yang diperlukan apabila ditemukan adanya indikasi kebakaran.

Selain patroli, upaya pencegahan juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Informasi dari warga mengenai munculnya asap atau potensi kebakaran dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat di lapangan.

Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., mengajak masyarakat turut berperan menjaga lingkungan, khususnya di kawasan yang rawan terjadi Karhutla.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Apabila menemukan asap atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena potensi kebakaran dapat muncul di berbagai lokasi, termasuk kawasan yang sulit dijangkau dengan cepat. Laporan awal dari masyarakat dapat menjadi informasi penting bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan menentukan langkah penanganan.

Patroli di Pulau Rantau juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi wilayah Kabupaten Paser tetap aman dari ancaman karhutla. Pemantauan dilakukan secara langsung untuk memastikan kondisi lapangan sesuai dengan hasil deteksi dan informasi yang diterima petugas. Dengan kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Kaltim tidak hanya mengedepankan respons ketika kebakaran terjadi, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan melalui patroli dan deteksi dini.

Hingga patroli berakhir, tidak ditemukan titik api baru di kawasan Pulau Rantau. Kondisi tersebut menjadi hasil pemantauan personel sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Paser.

Satbrimob Polda Kaltim memastikan pemantauan terhadap potensi karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu ditemukan indikasi kebakaran serta mendorong masyarakat ikut aktif menjaga lingkungan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments