Kamis, April 23, 2026
spot_img
BerandaBeritaSyaharie Jaang Serukan Kedamaian: Damai Itu Indah untuk Kaltim

Syaharie Jaang Serukan Kedamaian: Damai Itu Indah untuk Kaltim

SAMARINDA – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Timur kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat. Seruan ini dinilai penting agar stabilitas daerah tetap terjaga dan kehidupan sosial berjalan harmonis.

Kalimantan Timur sebagai daerah yang kaya akan perbedaan suku, budaya, dan latar belakang dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat persaudaraan. Namun, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan sikap saling menghargai agar tidak memicu gesekan sosial.

Ketua FPK Kaltim, Syaharie Jaang, menyampaikan bahwa kedamaian yang selama ini terjaga merupakan hasil dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

“Ia dirawat, dijaga, dan diperjuangkan dari perbedaan suku, ragam budaya, dan banyak kepentingan. Namun kita tetap disatukan oleh satu tujuan, yaitu Kaltim yang damai,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa menjaga kondusivitas daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat, termasuk dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Ia menyampaikan bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dijalankan secara bertanggung jawab.

“Silakan menyampaikan aspirasi, itu dijamin undang-undang. Tapi seperti halnya di jalan raya, ada rambu yang harus dipatuhi. Tidak boleh ugal-ugalan, tidak boleh merusak, dan tidak boleh anarkis,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konflik yang tidak dikendalikan dapat berdampak luas dan merugikan banyak pihak.“Sekali api konflik menyala, memadamkannya tidak mudah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris FPK Kaltim, Achmad Jubaidi, mengajak masyarakat untuk mengedepankan dialog dan sikap bijak dalam menyikapi perbedaan.

“Mari hindari provokasi dan tindakan yang dapat merugikan masyarakat luas. Kedepankan cara-cara yang damai dan bermartabat,” ujarnya.

FPK Kaltim juga mengingatkan bahwa kondisi tidak kondusif akan berdampak langsung pada masyarakat luas, terutama kelompok kecil yang sangat bergantung pada stabilitas daerah untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga Kalimantan Timur sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan penuh toleransi.

Kedamaian bukan hanya menjadi harapan, tetapi juga fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments