SAMARINDA – Peristiwa tabrakan terjadi di muara Sungai Mahakam, Kamis (7/8) malam sekitar pukul 21.16 Wita. Kapal Sabuk Nusantara 89 yang sedang berlayar dari Donggala menuju Samarinda bersenggolan dengan kapal tongkang pengangkut batu bara.
Kepala Bidang Keselamatan dan Patroli KSOP Kelas I Samarinda, Yudi Kumianto, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat kejadian, pihaknya langsung memprioritaskan penyelamatan penumpang tanpa sempat mengorek keterangan dari kru kapal.
“Fokus kami adalah evakuasi. Semua penumpang kami amankan terlebih dahulu,” ungkap Yudi.
Benturan mengakibatkan goresan sepanjang sekitar 20 sentimeter di bagian haluan kiri kapal perintis tersebut. Beruntung, tidak ditemukan kebocoran yang berisiko membahayakan pelayaran.
Proses penyelamatan 58 penumpang berjalan lancar dengan bantuan kapal yang melintas dan dukungan cuaca cerah. Mereka dipindahkan ke kapal patroli KSOP dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Samarinda sebelum akhirnya kembali ke rumah masing-masing.
Kapal Sabuk Nusantara 89 merupakan kapal perintis yang melayani rute di wilayah Sulawesi Tengah dan Kalimantan. KSOP Samarinda berencana memanggil nakhoda dari kedua kapal untuk dimintai keterangan guna mengetahui penyebab pasti tabrakan.



