SAMARINDA – Apresiasi atas pelaksanaan aksi unjuk rasa yang berlangsung damai dan tertib di Kota Samarinda terus mengalir. Kali ini, tokoh masyarakat Kalimantan Timur, Syaharie Jaang, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim serta mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi dengan penuh kedewasaan.
Ia menilai, aksi yang berjalan aman tanpa gesekan menjadi bukti bahwa masyarakat Kalimantan Timur mampu berdemokrasi secara santun dan bertanggung jawab. Penyampaian pendapat di ruang publik, lanjutnya, tidak hanya soal menyuarakan tuntutan, tetapi juga tentang menjaga ketertiban dan menghormati kepentingan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharie Jaang juga menyampaikan penghormatan kepada Kapolda Kaltim, Endar Priantoro, atas kepemimpinan yang humanis dan penuh empati dalam mengawal jalannya aksi.
Kehadiran Kapolda yang turun langsung ke lapangan, menyapa massa aksi sejak di DPRD Kaltim hingga mendampingi perjalanan menuju Kantor Gubernur, dinilai sebagai bentuk nyata pendekatan yang mengedepankan dialog dan rasa kemanusiaan.
Tak hanya itu, apresiasi turut diberikan kepada seluruh jajaran Polda Kaltim, pejabat utama, serta Kapolresta Samarinda yang telah menjalankan tugas pengamanan secara profesional dan penuh kesabaran. Pendekatan persuasif yang dilakukan aparat dinilai mampu menjaga situasi tetap kondusif hingga aksi berakhir tanpa gangguan berarti.
“Ini adalah contoh baik bahwa aspirasi masyarakat dapat tersampaikan tanpa harus menimbulkan konflik. Semua pihak menunjukkan sikap saling menghargai,” ujarnya.
Mengakhiri pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni dan stabilitas daerah. “Mari kita jaga Kaltim tetap damai, Kaltim tetap kondusif. Samarinda, Kalimantan Timur adalah milik kita bersama, yang harus kita rawat dengan persatuan dan kebersamaan,” pungkasnya.



