BALIKPAPAN – Program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina (RSLHSFM) kembali memberikan manfaat bagi masyarakat kurang mampu. Satu unit rumah layak huni resmi diserahkan kepada penerima manfaat dalam kegiatan yang berlangsung di RT 44 Manggar Baru, Balikpapan Timur.
Camat Balikpapan Timur, Rudy Iskandar, S.Sos., M.A.P., yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi terhadap program sosial yang dijalankan warga Shiddiqiyyah. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata dan kontribusi langsung terhadap masyarakat kurang mampu.
“Program Shiddiqiyyah ini sangat istimewa. Mereka mensyukuri kemerdekaan dengan cara yang berbeda, yakni membangunkan rumah gratis bagi kaum dhuafa. Ini memberikan kegembiraan sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Rudy Iskandar.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam pengentasan kemiskinan. Penyediaan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu dinilai menjadi kebutuhan mendesak dan program Shiddiqiyyah terbukti memberikan dampak langsung.
Kegiatan penyerahan rumah ini dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat, antara lain Kesbangpol Kota Balikpapan, Lurah Manggar Baru, LPM Manggar Baru, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT 044, para Murid Shiddiqiyyah (Warga 10) Kota Balikpapan, serta warga lingkungan sekitar.
“Program RSLHSFM Shiddiqiyyah merupakan salah satu inisiatif sosial yang secara konsisten dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap kaum dhuafa. Bangunan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina (RSLHSFM) di Kota Balikpapan ini terasa spesial karena Fasilitas Rumah Syukur dengan Perangkat Smart Home. Dimana dari 98 unit yang dibangun di seluruh Indonesia cuma ada 3 Unit dengan menggunakan perangkat Smart Home, yaitu di Sumatera ada 2 Unit (DPD Tanggamus dan DPD Bengkulu Utara) serta yang 1 Unit di Balikpapan ini”. Ujar Ketua DPD OPSHID FKYME Balikpapan Sdr. Mufariddun.
Melalui program ini, Shiddiqiyyah berharap dapat terus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Balikpapan.



