Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
BerandaHukum & KriminalAutopsi Jenazah Prada Lucky Namo Tertunda Dua Kali, Sang Ayah Tuntut Keadilan

Autopsi Jenazah Prada Lucky Namo Tertunda Dua Kali, Sang Ayah Tuntut Keadilan

KUPANG – Kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), prajurit TNI AD yang diduga menjadi korban penganiayaan senior, memicu gelombang duka dan kemarahan keluarga.

Jenazah almarhum tiba di Bandara El Tari Kupang, Rabu (6/8/2025), disambut upacara militer dan isak tangis keluarga. Namun, suasana berduka itu berubah tegang saat proses autopsi di Rumah Sakit Wira Sakti gagal dilakukan karena ketiadaan dokter forensik.

Ayah korban, Serma Christian, tak kuasa menahan emosi. “Hari ini saya bicara sebagai ayah, bukan prajurit. Anak saya gugur saat bertugas, tapi kenapa prosedur dan negara seperti abai?” ungkapnya dengan nada geram, Jumat (8/8/2025).

Upaya pemeriksaan medis berlanjut di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang. Namun, autopsi kembali tertunda lantaran belum ada surat pengantar resmi dari institusi militer. Akhirnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Asrama TNI Kuanino.

Meski demikian, Serma Christian menegaskan pihak keluarga belum akan memakamkan almarhum sebelum penyebab kematian terungkap jelas. “Saya yakin Panglima TNI akan memberi perhatian penuh dan menuntaskan kasus ini,” tegasnya.

Peristiwa ini memicu sorotan publik dan desakan agar penyelidikan dilakukan terbuka, transparan, dan berkeadilan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments