Kamis, Januari 15, 2026
spot_img
BerandaIKN NusantaraLibur Natal dan Tahun Baru, IKN Menjadi Magnet Wisata Baru di Kaltim

Libur Natal dan Tahun Baru, IKN Menjadi Magnet Wisata Baru di Kaltim

NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuri perhatian publik pada momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Kawasan yang tengah dibangun sebagai pusat pemerintahan Indonesia ini dipadati masyarakat yang ingin melihat langsung perkembangan pembangunan ibu kota negara di Kalimantan Timur.

Lonjakan kunjungan paling tinggi tercatat pada Kamis, 25 Desember 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Natal. Sejak pagi hingga sore hari, arus wisatawan terus mengalir ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Otorita IKN (OIKN) mencatat jumlah pengunjung harian mencapai sekitar 37.000 orang. Kepadatan juga terlihat dari arus kendaraan yang masuk, dengan total sekitar 10.050 unit kendaraan tercatat melintas menuju kawasan inti.

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengonfirmasi tingginya animo masyarakat tersebut.

“Jumlah pengunjung tercatat sekitar 37.000-an orang. Pada kesempatan ini saya mengucapkan Selamat Natal bagi kawan-kawan yang memperingati Hari Kelahiran Yesus Kristus,” ujar Troy.

Menurut Troy, lonjakan kunjungan ini telah diantisipasi sebelumnya. Selama periode libur panjang Nataru, OIKN menerapkan pola pengamanan dan pelayanan terpadu untuk memastikan kenyamanan pengunjung.

“Total ada sekitar 140 petugas yang kami siagakan,” kata Troy. Ratusan petugas tersebut berasal dari unsur pengamanan, ketertiban umum, pelayanan publik, hingga tenaga medis yang ditempatkan di berbagai titik strategis.

Pengaturan arus lalu lintas menjadi fokus utama guna mencegah terjadinya kemacetan total. Kendaraan pribadi diarahkan menuju kantong parkir yang telah disediakan, sehingga aktivitas di dalam kawasan inti tetap tertib.

Kemudahan akses menuju IKN turut mendukung tingginya angka kunjungan. Jalan tol Balikpapan–Penajam Paser Utara–KIPP IKN dioperasikan secara fungsional mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Tol tersebut dibuka terbatas pada pukul 06.00–18.00 WITA dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I.

Di dalam kawasan, OIKN menyiapkan layanan transportasi ramah lingkungan berupa bus listrik. Sebanyak 13 unit bus listrik disiagakan, dengan 12 unit beroperasi aktif dan satu unit sebagai cadangan, untuk melayani mobilitas wisatawan di dalam KIPP.

Bus listrik ini memiliki kapasitas angkut sekitar 500 orang dalam satu kali putaran. Selain menjaga kelancaran, moda transportasi ini juga menjadi sarana edukasi tentang konsep transportasi berkelanjutan yang diusung IKN.

Beragam lokasi menjadi daya tarik wisatawan, seperti Taman Kusuma Bangsa, Plaza Seremoni, hingga kawasan DAS Sanggai yang menawarkan panorama alam. Tak sedikit pula pengunjung yang melanjutkan wisata ke destinasi penyangga, seperti Bukit Batu Dinding Samboja, Bukit Teletubbies, dan BOSF Samboja Lestari.

Ramainya wisatawan membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi di kawasan. Aktivitas tenant kuliner dan UMKM di sekitar IKN terlihat meningkat selama libur akhir tahun.

“Ini menunjukkan ekosistem kawasan mulai terbentuk. Tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pelayanan dan aktivitas ekonomi pendukung,” pungkas Troy.

Dengan dukungan infrastruktur dan kesiapan personel, OIKN optimistis dapat terus melayani tingginya kunjungan masyarakat hingga puncak libur Tahun Baru 1 Januari 2026.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments